Sponsors Link

Cara Membuat Kotoran Kambing Menjadi Pupuk Kompos Ramah Lingkungan

Sponsors Link

Permintaan akan kebutuhan pupuk tanaman semakin hari semakin meningkat. Biasanya bagi industry rumahan yang menawarkan produk hasil pertanian organik akan membutuhkan pupuk yang organik pula. Banyak sekali pupuk organik yang dapat dipilih mulai dari pupuk kandang, pupuk kompos, hingga pupuk hijau yang hanya terbuat dari sayur atau buah atau tanaman busuk.

ads

Ada beberapa cara membuat pupuk organik cair dari buah busuk. Pupuk organik dan pupuk kimia memiliki manfaat yang sama yakni memberikan nutrisi yang tidak dapat tanaman dapatkan dari tanah. Hanya saja pupuk kimia biasanya memiliki dampak buruk terhadap lingkungan alasan pupuk kimia membahayakan lingkungan. Sedangkan pupuk organik lebih ramah lingkungan dan unsur haranya mudah terserap oleh tanaman.

Pupuk kompos yang terbuat dari kotoran kambing salah satu jenis pupuk yang sering digunakan. Banyak orang berlomba-lomba untuk tahu cara membuat kotoran kambing menjadi pupuk kompos. Selain bahan yang mudah di dapat, harga untuk setiap bahan juga cukup mahal.

Ada juga cara membuat pupuk kompos dari ampas kopi yang tak kalah ramah lingkungan. Bumi yang semakin lama mengalami pemanasan global dan mendapatkan dampak buruk dari pencemaran lingkungan, menyebabkan produk ramah lingkungan kini makin gencar dicari. Hampir sama dengan cara membuat pupuk organik padat dari kotoran kambing yang menggunakan bahan utama hanya kotoran kambing.

cara membuat kotoran kambing menjadi pupuk kompos ini selain kotoran kambing juga biasanya membutuhkan sayur/buah/tanaman busuk sebagai bahan utamanya. Untuk bahan-bahan pencampurnya tentunya hampir mirip, hanya ada penambahan pada bahan bakunya. Beberapa bahan campuran lainnya agar proses pembusukan dan tempat berkembangnya mikroorganisme.

Ada hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum mempraktekan cara membuat kotoran kambing menjadi pupuk kompos, agar selama proses pembuatan tidak terganggu. Diantaranya adalah :

  • Tempat yang digunakan harus terhindar dari guyuran air dan sinar matahari secara langsung
  • Kelembaban dan udara tetap terjaga untuk berlangsungnya mikroorganisme dalam pupuk kompos
  • Bahan yang digunakan dalam campuran pupuk kompos jangan terlalu kasar/besar untuk memudahkan proses pembusukan
  • Proses pembuatan pupuk kompos hendaknya dilakukan berlapis pada setiap bahan yang ditambahkan yang menstimulasi proses pembusukan
  • Pengadukan dilakukan secara berkala untuk menciptakan proses pembusukan yang merata terhadap bahan pupuk kompos

Cara Membuat Kotoran Kambing Menjadi Pupuk Kompos :

  1. Siapkan kotoran kambing 100 kg, serbuk kayu 10 kg, abu sisa 5 kg, kapur/gamping 5 kg, biostarter stardec, pupuk urea, dan pupuk SP-36 masing-masing bahan ¼ kg, serta air secukupnya.
  2. Untuk alatnya dapat siapkan sekop atau sarung tangan, terpal/banner bekas/plastik besar sebagai penutup, dan wadah besar sebagai tepat pupuk kompos
  3. Bagi setiap bahan menjadi 5 – 8 bagian untuk memudahkan pembuatan dan memperbaiki mutu dari pupuk kompos
  4. Buat lapisan kotoran kambing terlebih dahulu setebal 25 – 30 cm, kemudian disusul dengan lapisan dari biostarterm serbuk kayu, dan gamping masing-masing satu bagian
  5. Setelah lapisan sudah tersusun siram dengan air secukupnya. Air bertujuan untuk melembabkan saja sehingga pemberian air tidak terlalu banyak juga tidak terlalu kering. Dapat juga airnya diganti dengan RB (Rumino Basillus) yang semprotkan pada setiap lapisan bahan. RB dalam penelitian terbukti dapat meningkatkan produksi tanaman
  6. Setelah itu ulangi langkah 4 dan 5 sampai bahan habis
  7. Setelah itu tutup pupuk kompos agar tidak terkena matahari maupun air hujan
  8. Setiap 1 minggu pupuk kompos yang setengah jadi hendaknya dibuka untuk diaduk dan diberi air agar kelembabannya terjaga serta proses pembusukan pupuk kompos merata
  9. Setelah 5 – 6 minggu pupuk sudah siap digunakan dan dikemas (jika hendak dipasarkan). Dengan syarat memiliki ciri pupuk kompos yang siap digunakan seperti berwarna lebih gelap, tidak memiliki bau yang terlalu menyengat, dan terasa gembur saat dipegang

Selain daging dan kulit kambing yang memiliki manfaat sehingga banyak dimanfaatkan, kotoran kambing juga memiliki banyak manfaat khususnya untuk tanaman seperti pada cara membuat pupuk agar tanaman cepat berbuah.

Manfaat Kotoran Kambing Untuk Tanaman :

  1. Kandungan unsur hara yang lengkap dalam kotoran kambing dapat menyuburkan dan menggemburkan tanah dalam waktu yang lama
  2. Akan memperbaiki struktur tanah sehingga aerasi dan drainase (kemampuan tanah dalam menyediakan udara dan air) dalam tanah menjadi lebih baik
  3. Kandungan unsur hara baik mikro atau makro dari kotoran kambing yang mudah diserap oleh tanaman
  4. Memiliki zat yang mengatur keluarnya unsur hara sehingga tidak terjadi kelebihan unsur hara dalam tanaman yang tentu tidak baik bagi tanaman
  5. Dapat meningkatkan aktifitas mikroorganisme yang hidup dalam tanah sehingga selain dapat menggemburkan tanah tetapi juga memperbaiki tekstur dan struktur tanah
  6. Tanaman akan lebih kebal terhadap penyakit
  7. Akar tanaman akan lebih mudah untuk menembus tanah
  8. Sebagai perekat partikel tanah, sehingga air dalam tanah dapat tersimpan dengan baik untuk tanaman

Begitu banyak manfaat yang didapat dari kotoran kambing yang terkadang hanya dibuang dan seperti tidak memiliki nilai jual. Di era sekarang apapun harus dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin termasuk kotoran kambing Cara Membuat Kotoran Kambing Menjadi Pakan Lele .yang berkualitas dan lebih efisien.

Cara membuat kotoran kambing menjadi pupuk kompos ini dapat menjadi peluang bisnis, jika tekun dan membuat sesuai dengan perbandingan yang pas maka bukan mustahil menghasilkan pupuk kompos yang berkualitas.

Sponsors Link
, , , ,
Oleh :
Kategori : Tumbuhan