Sponsors Link

Cara Menanam Pokok Ulam Raja dan Perawatannya

Tanaman pokok ulam raja disebut juga dengan nama kenikir. Kenikir merupakan anggota dari Asteraceae atau kenikir-kenikiran. Tanaman ini merupakan tanaman tropis yang berasal dari daerah Amerika Latin dan Amerika Tengah.

Selain itu, tanaman ini juga bisa tumbuh dan mudah didapati di daerah Asia Tenggara dan Asia Selatan, termasuk di Indonesia. Pada sekitar abad ke-16, tanaman ini dibawa oleh penjelajah Spanyol ke daerah Asia Tenggara.

Di Indonesia, tanaman yang memiliki bunga berwarna ungu ini cukup populer untuk dijadikan sayuran lalap. Manfaat alami kenikir kuning juga sangat banyak. Sayuran ini bisa dengan mudah ditemukan di pasar tradisional. Bahkan, di Malaysia, daun muda dari tanaman ini bisa dimakan secara mentah bersama nasi dan campuran bumbu. Di Malaysia, tanaman ini disebut dengan nama ulam raja yang memiliki arti salad raja.

Tanaman pokok ulam raja ini memiliki bunga kenikir yang banyak tumbuh di ujung batang dan ketiak daun teratas. Bunganya berwarna merah keunguan dengan bintik-bintik kuning di tengah bunga.

Mengkonsumsi daun ulam raja kabarnya bisa menjadi penyedap makanan dan meningkatkan nafsu makan. Selain itu, menanam ulam raja juga bisa mengusir serangga sehingga bisa melindungi tanaman lain di sekitarnya.

Dengan berbagai manfaat yang ada, banyak orang yang tertarik untuk menanam pokok ulam raja. Berikut adalah cara menanam pokok ulam raja yang bisa Anda ikuti:

Cara Menanam Pokok Ulam Raja

Berikut adalah cara menanam pokok ulam raja atau kenikir dengan mudah. Cara menanam kenikir dengan stek juga bisa diterapkan:

  • Siapkan media tanam yang diperlukan, yaitu campuran tanah dan pupuk kompos. Campuran ini bisa dibuat dengan perbandingan tanah dan kompos sebanyak 1:1.
    Wadah yang digunakan bisa berupa wadah kecil seperti pot kecil atau polybag. Sesuaikan dengan kebutuhan dan ketersediaannya. Jika tidak ada pupuk, simak cara membuat pupuk kompos dari sampah, cara membuat pupuk kompos dari sampah rumah tangga, atau pun cara membuat pupuk kompos dari serbuk gergaji.
  • Siapkan bibit pokok ulam raja yang akan digunakan. Bibit ini bisa langsung didapatkan dengan cara membeli dari toko. Atau Anda juga bisa mengambil sendiri bibitnya dari tanaman pokok ulam raja yang sudah tua.
    Ambil bunga dari tanaman yang sudah cukup tua, lalu digosok menggunakan tangan agar bijinya lepas dari kulitnya. Taruh biji ini dalam wadah, lalu dijemur selama kurang lebih dua hari agar menjadi kering.
  • Campurkan media tanam dengan merata lalu masukkan ke dalam wadah pot atau polybag. Siram tanah dengan air hingga basahnya merata.
  • Rendam bibit kenikir yang telah dikeringkan selama 2 hingga 3 jam. Lalu, sebar bibit di media tanam atau di atas tanah tanpa perlu ditutup bagian atasnya oleh tanah.  
  • Penyiraman pertama sebaiknya dilakukan sekitar 3 hari setelah bibit ditanam agar bijinya tidak terbawa oleh aliran air yang terlalu deras. Setelah itu, penyiraman bisa dilakukan setiap 3 atau 4 hari sekali.
  • Rawatlah tanaman pokok ulam raja setiap hari dengan penyiraman, sinar matahari, dan pemupukan yang cukup. Jika tanaman telah tumbuh, tanaman bisa dipindahkan ke media tanam lain yang lebih besar.

Tips Menanam Pokok Ulam Raja

Berikut adalah tips yang bisa diterapkan saat menanam pokok ulam raja:

  • Penyiraman tanaman tidak perlu dilakukan terlalu sering, bisa tiga hari sekali.
  • Tanaman yang sudah tumbuh cukup besar atau terlalu rapat bisa dipindahkan ke tempat lain
  • Pemupukan menggunakan pupuk organik atau pupuk kompos bisa dilakukan sebulan dua atau tiga kali
  • Bersihkan media tanam dari tanaman lain atau hama yang bisa mengganggu
  • Panen daun pokok ulam raja bisa dilakukan setelah tanaman cukup rimbun atau telah berusia lebih dari satu bulan
, , ,
Oleh :
Kategori : Tanaman