Sponsors Link

15 Cara Mengatasi Hama dan Penyakit pada Tumbuhan Secara Alami

Sponsors Link

Telah kita ketahui Bersama bahwa serangan hama sangatlah merugikan. Tanaman yang tadinya sehat dan siap panen tiba-tiba saja layu lalu mati akibat terinfeksi hama dan penyakit. Namun tidak perlu khawatir, karena banyak cara mengatasi hama dan penyakit pada tumbuhan yang bisa kita terapkan sesuai dengan kebutuhan dan jenis hama yang menyerang.

ads

Belakangan telah dikembangkan be berapa teknik yang memungkinkan kita untuk menanggulangi hama dan pe nyakit pada tumbuhan  tanpa harus menggunakan pestisida secara terburu-buru. Meskipun hasilnya tidak cepat serta langsung terlihat seperti saat kita menggunakan pestisida, namun mengusir hama  denga cara alternatif adalah pilihan terbaik jika Anda ingin menjaga kelestarian linkungan. Lagi pula dengan menggunakan trik secara alami dapat mencegah kembalinya hama dan penyakit secara permanen tanpa membuat tanaman menjadi resisten.

Baca pula: cara mengatasi hama gayas pada tanaman

Berikut kami himpun beberapa cara mengatasi hama dan penyakit yang kerap merusak tanaman Anda.

CaraMengatasi Hama dan Penyakit Pada Tumbuhan 

Inilah cara mengatasi hama dan penyakit pada tumbuhan secara alami:

1. Menanam tanaman secara bersamaan

Menanam tanaman secara bersamaan akan membuat kita melaksanakan panen secara serentak, dengan demikian kita dapat mencegah hama dan penyakit untuk memperoleh makanan. Disamping itu, dengan memanen hasil tanaman secara serentak kita dapat membersihkan lahan pertanian sekaligus dan memusnahkan telur atau bibit penyakit yang mungkin masih bertahan di sisa-sisa panen.

2. Menghadirkan musuh alami hama

Dalam suatu ekosisitem, hama danpennyakit tanaman merupakan salah satu spesies yang menduduki posisi bawah pada rantai makanan. Oleh karena itu tentu tidak sulit untuk menghadirkan predatornya. Kehadiran predator hama pada lahan pertanian dapat membantu kita untuk membasmi hama tanpa perlu mengeluarkan banyak tenaga.

baca pula: cara mengatasi hama gurem pada ayam

3. Membersihkan Gulma

Kehadiran gulma tidak hanya akan menghabiskan nutrisi dalam tanah yang seharusnya dipakai untuk pertumbuhan tanaman Anda, namun adanya banyak gulma di sekitar tanaman inti juga akan mengundang datangnya hama dan penyakit. Oleh sebab itulah kita harus rajin-rajin membersihkan lahan pertanian dari gulma.

4. Mengumpulkan Telur

Cara selanjutnya yang  bisa kita praktekkan untuk mengatasi hama dan penyakit pada tanaman adalah dengan mengumpulkan telur atau larva yang me nempel pada batang serta daun tanaman. Jika Anda rasa teknik tersebut akan membutuhkan banyak waktu serta tenaga, maka solusinya adalah dengan menanam tanaman perangkap sehingga Anda dapat mengambil telur atau larva hama tanpa harus berkeliling ke seluruh area lahan.

Baca pula: cara mengatasi hama keong mas pada tanaman

5. Memangkas daun atau batang yang terserang hama

Tindakan ini perlu dilakukan agar penularan hama dan penyakit tidak terjadi. Daun atau batang yang dipangkas pun sebaiknya segera dibakar agar hama dan penyakit benar-benar mati. 


6. Penanaman jenis tanaman yang tahan hama 

Untuk beberapa daerah yang menjadi epidermis hama serta penyakit, ada baiknya Anda menanaminya dengan tanaman yang kebal atau resisten terhadap serangan hama. Pemilihan tanaman yang cocok dengan daerah lahan pertaniannya sangat membantu dalam penanggulangan hama dan penyakit.

7. Penggenangan area pertanian yang sudah panen

Proses ini biasanya dilakukan pada lahan yang sudah terserang hama yang memiliki fase hidup seperti kupu-kupu. Yakni dari telur – larva – pupa – dewasa. Penggenangan area pertanian berguna agar telur atau larva yang tersisa saat panen ikut membusuk dan mati sepenuhnya.

8. Pengeringan area pertanian

Berbeda dengan perlakuan hama yang bermetamorfosis seperti mgengat atau pengerok batang, pengeringan lahan pertanian dilakukan jika area Anda terserang hama yang senang berkumpul di tempat tergenang. Contoh hamanya adalah hama bekicot atau keong mas, lakukan proses pembuangan air yang berlebihan ketika penanaman bibit telah selesai seluruhnya.

Baca pula: cara menanam cabe gendot di pot

9. Melakukan sistem rotasi tanaman 

Rotasi tanaman atau pergantian tanaman berguna agar bibit-bibit hama dan penyakit tidak sempat menyebar sehingga populasinya akan terputus. Dengan demikian tidak akan ada kerugian  berarti yang ditimbulkan olah hama dan penyakit. 

10. Menanam pagar tanaman

Fungsi pagar tanaman adalah sebagai penghalang masuknya hama pada area pertanian. Teknik ini cocok diterapkan pada lahan perkebunan karet dengan membuat pagar tanaman dari pohon salak agar hama monyet tidak berani masuk. Atau dapat pula menanam pepaya di sekitar sawah sebagai tempat berkumpulnya keong mas sehingga tidak sampai masuk ke sawah.

11. Disinfeksi tanah sebelum tahap penanaman

Sebelum proses penanaman bibit, sebaiknya Anda terlebih dahulu mengolah tanah atau lahan pertanian. Caranya yaitu dengan memberikan disinfektan pada media tanam sesuai dosis, perlakuan ini akan membuat lahan pertanian Anda jauh dari serangan hama dan penyakit.

Baca pula: cara menanam cabe merah di tanah gambut

12. Menyelubungi buah

Proses ini dapat Anda lakukan ketika buah pada tanaman telah berusia muda. Bungkuslah  buah dengan kantong plastik atau kertas pembungkus lainnya, penanganan seperti ini pada  buah dapat menekan serangan hama kutu buah hingga 100 %.

13. Menaburkan bawang putih

Bawang putih memiliki khasiat untuk menyehatkan tanaman  serta memberi kekebalan terhadap serangan hama dan penyakit. Taburkanlah cincangan bawa.ng putih pada sekitar tanaman yang terserang hama, maka secara perlahan hama serta penyakit akan musnah.

14. Menggunakan pestisida

Cara ini dinilai sangat praktis dan cepat dalam mengatasi masalah hama dan penyakit pada tanaman. Namun kekurangannya adalah jika kita menggunakan pestisida secara berlebihan, maka akan menyebabkan hama menjadi resisten.

Baca juga: cara mengatasi hama tanpa pestisida

15. Memberi pengawasan berkala

Dalam membasmi hama, langkah yang tidak boleh diabaikan adalah pengawasan lahan secara berkala. Anda perlu untuk melakukan pengecekan minimal 2 minggu sekali untuk mendeteksi keberadaan telur hama atau penyakit. Dengan demikian penanganan hama dapat dikerjakan sedini mungkin.

Selain beberapa cara mengatasi hama yang telah kami sampaikan di atas, Anda dapat memberikan pupuk alami seperti kompos atau kandang serta tambahan suplemen untuk meningkatkan daya tahan tanaman terhadap serangan hama dan penyakit.

Baca pula: empat jenis pupuk untuk rumput gajah mini

Demikianlah cara mengatasi hama dan penyakit pada tanaman yang dapat kami sampaikan pada kesempatan ini. Kami berharap artikel ini dapat menjadi referensi serta inspirasi bagi Anda dalam mengatasi permasalahan hama dan penyakit pada lahan pertanian.

Sponsors Link
, ,




Oleh :
Kategori : Tips dan Trik