Home » Teknik » Hidroponik » Manfaat Menanam Kangkung Hidroponik

Manfaat Menanam Kangkung Hidroponik

by Ainida

Metode menanam tanaman hidroponik memang metode cukup populer. Metode ini bisa dilakukan secara mudah tanpa menghabiskan banyak lahan. Banyak tanaman sayur yang cocok untuk ditanam dengan metode hidroponik, termasuk sayuran kangkung.

Cara ini memang bisa dilakukan oleh siapa saja, bahkan juga bisa dilakukan di rumah. Dengan metode hidroponik ini juga Anda tidak akan banyak menghabiskan biaya karena bisa memanfaatkan bahan-bahan bekas.

Pengertian Metode Hidroponik

Pengertian dari metode hidroponik yaitu metode bercocok tanam tanpa menggunakan media tanah. Metode hidroponik menggunakan media air telah dicampur nutrisi yang diperlukan tanaman.

Metode ini bisa menjadi salah satu solusi bercocok tanam di lahan yang terbatas. Apalagi sudah banyak sayuran yang cocok ditanam secara hidroponik dan memiliki hasil panen yang juga sangat baik.

Kangkung merupakan salah satu tanaman yang bisa dikembangkan secara hidroponik. Cara menanam bayam dan kangkung hidroponik juga tidak sulit. Simak juga mengenai sayuran lain, cara menanam pare hidroponik.

Manfaat Menanam Kangkung Hidroponik

Menanam kangkung secara hidroponik memang memiliki berbagai manfaat. Berikut adalah beberapa manfaat dari menanam kangkung secara hidroponik.

1. Kangkung merupakan sayuran yang sangat bergizi

Kangkung merupakan tanaman yang cocok untuk ditanam di lingkungan tropis seperti di Indonesia. Kangkung menjadi salah satu sayuran favorit keluarga di Indonesia karena mudah ditemukan, mudah diolah, dan memiliki kandungan gizi yang sangat tinggi.

Tanaman kangkung sangat kaya akan kandungan aktioksidan sehingga bisa menjadi penangkal radikal bebas yang baik. Kangkung juga mengandung sejumlah vitamin seperti vitamin A, vitamin B, vitamin C, asam folat, riboflavin, dan lain-lain yang sangat berguna bagi tubuh manusia. Sayuran ini juga kaya akan mineral seperti kalsium, mangan, besi, magnesium, kalium, dan seng sehingga bisa menaikkan produksi sel darah.

Efek lain yang bisa didapat dari mengkonsumsi sayuran kangkung yaitu bisa menurunkan level stres dan tekanan darah. Mengkonsumsi kangkung memang memberikan efek menenangkan sehingga bisa meningkatkan kualitas tidur.

2. Bisa menghemat pengeluaran dengan panen kangkung sendiri

Jika Anda bisa menanam kangkung sendiri di rumah, tentu hal ini dapat membantu Anda untuk menghemat pengeluaran. Anda tidak akan perlu lagi membeli kangkung di pasar atau supermarket.

Anda bisa menggunakan kangkung yang dipanen sendiri di rumah untuk dikonsumsi. Bahkan, apabila ditekuni dengan baik, hal ini juga bisa dibuat menjadi bisnis kangkung hidroponik. Anda bisa tiru di cara menanam sayuran hidroponik organik.

3. Membantu membuat lingkungan atau rumah terlihat lebih indah dan asri

Adanya tanaman hijau di rumah dapat membantu membuat bangunan rumah Anda terlihat lebih indah dan asri.

Sudah sejak lama tanaman dimanfaatkan oleh manusia untuk bisa menjadi hiasan yang baik. Jika tanaman hidroponik yang Anda buat bisa dipajang dengan rapi, maka halaman rumah Anda akan terlihat lebih indah dan menarik.

4. Tanaman hijau dapat membantu mengurangi polusi udara

Di jaman sekarang, polusi bisa dengan mudah dijumpai dimana-mana. Polusi ini dapat bersumber dari kendaraan bermotor, adanya limbah pabrik, limbah rumah tangga, pembakaran sampah, dan lain-lain.

Polusi bisa memberikan dampak yang buruk bagi kesehatan manusia. Untuk itu, Anda disarankan untuk memiliki banyak tanaman hijau di lingkungan rumah.

Tanaman hijau memang dapat membantu untuk mengurangi polusi udara, termasuk tanaman kangkung yang ditanam secara hidroponik. Jika Anda mendapatkan udara yang lebih segar di rumah, tentu hal ini akan membantu meningkatkan kesehatan dan mengurangi rasa stres.

5. Membuat udara sekitar tanaman menjadi lebih bersih dan sejuk

Adanya tanaman hijau di sekitar rumah memang bisa membuat udara menjadi lebih bersih dan sejuk. Tanaman hijau memang bisa membuat sumber makanannya sendiri dengan cara fotosintesis.

Untuk bisa berfotosintesis, tanaman hijau akan memerlukan karbon dioksida dari lingkungan sekitar dan menghasilkan oksigen yang bisa membuat udara menjadi lebih bersih dan sejuk.

Apalagi, metode hidroponik tidak menggunakan banyak bahan kimia untuk pemupukan dan penanggulangan hama. Pupuk yang Anda gunakan untuk menanam kangkung hidroponik bisa menggunakan pupuk organik atau pupuk buatan sendiri sehingga lebih sehat bagi lingkungan.

6. Tanaman hijau dapat membantu meningkatkan kadar oksigen di udara

Tanaman hijau merupakan makhluk hidup yang dapat menghasilkan makanannya sendiri melalui proses fotosintesis. Dari proses fotosintesis ini, tanaman hijau bisa menghasilkan oksigen yang tersebar ke lingkungan sekitarnya.

Adanya tanaman hidroponik di rumah dapat membantu untuk meningkatkan kadar oksigen di udara. Semakin banyak kandungan oksigen di udara sekitar rumah, udara yang Anda hirup juga akan menjadi lebih bersih, segar, dan menyehatkan bagi tubuh.

Tips Menanam Kangkung Hidroponik

Berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda perhatikan saat menanam kangkung hidroponik:

  • Menyiram tanaman kira-kira sebanyak 2 kali sehari, terutama pada saat musim kemarau, intensitas ini bisa ditingkatkan. Jenis tanaman yang cocok ditanam pada musim kemarau akan berbeda.
  • Memberikan larutan nutrisi untuk tanaman. Pemberian larutan ini bisa dilakukan bersamaan dengan proses penyiraman. Salah satu larutan nutrisi yang bisa digunakan dan mudah untuk ditemukan yaitu campuran AB Mix daun
  • Periksa tanaman setiap saat dan jauhkan tanaman dari segala gangguan berupa hama dan tumbuhan pengganggu
  • Panen kangkung bisa dilakukan sekitar setelah 21 hingga 25 hari. Saat tinggi tanaman mencapai sekitar 20 hingga 30 cm, tanaman kangkung sudah bisa dipanen
  • Untuk menghemat biaya, menanam kangkung hidroponik bisa menggunakan bahan-bahan bekas seperti botol plastik bekas, pot kecil bekas, sumbu bekas kompor, dan lain-lain.
  • Saat menanam kangkung hidroponik Anda perlu untuk mengganti media air setiap beberapa hari sekali agar tidak ada jentik-jentik nyamuk yang berkembang. Perhatikan pula mengenai air yang cocok untuk hidroponik

You may also like