Ikan cupang memiliki penggemar tersendiri diantara ikan hiasa lainnya. Warnanya yang cerah beraneka ragam dengan tampilan ekor memesona membuat ikan ini banyak dijadikan koleksi. Namun sayang, karena sifatnya yang agresif, jarang sekali kita melihat ikan ini hidup secara berkelompok dalam satu kolam.
Baiklah, langsung saja kita simak cara budidaya ikan cupang di kolam beton melalui penuturan di bawah ini.
Cara Budidaya Ikan Cupang di Kolam Beton
Berikut adalah langkah-langkah pengembangbiakan ikan cupang atau tarung yang bisa Anda ikuti untuk mengembangkan budidayanya.
1. Persiapan kolam budidaya
Kolam beton yang dibangun biasanya memiliki ukuran 1 x 2 meter, sementara untuk wadah perkawinannya lebih kecil lagi. Kita bisa menggunakan baskom, ember, atau aquarium kecil.
2. Proses pemijahan ikan cupang
Sama seperti cara budidaya lele dengan buis beton , sebelum melakukan proses pemijahan, hal pertama yang wajib kita lakukan adalah menyediakan indukan ikan cupang. Pilihlah indukan yang memiliki warna terang, sisik yang mengkilat, tubuh yang gesit dan sehat. Adapun ciri-ciri dari ikan cupang jantan dan betina yang siap dipijahkan adalah sebagai berikut:
– Ciri ikan cupang jantan:
– Ciri ikan cupang betina:
– Proses pemijahan:
Setelah kedua indukan terpilih, maka langkah selanjutnya adalah:
3. Proses perawatan anakan cupang
Goncangan sedikit saja yang dirasakan akan membuat pejantan cupang mengumpulkan anakan dalam mulutnya. Jadi jangan dikira indukan jantan sedang menelan anakannya. Setelah situasi terlihat lebih aman, sang indukan akan memuntahkan kembali anakan tersebut.
Pada hari ke 5, burayak boleh diberi pakan. Pakan yang baik untuk pertumbuhan burayak ini adalah kutu air dan juga artemia. Setiap ikan hias pasti memiliki pakan yang berbeda. Demuikian pula dengan budidaya ikan ramirezi.
Ketika anakan cupang sudah pandai berenang dan telah habis kuning telurnya, maka itu berarti kita harus memindahkan anakan-anakan tersebut ke kolam pembesaran yang ukurannya lebih besar. Anakan tersebut haruslah dipindahkan bersama dengan induk jantannya.
Menginjak usia 15 hari, burayak tersebut sudah boleh dipisahkan dari sang induk jantan. Indukan jantannya di kembalikan ke kolam semula, sementara burayak dipindahkan ke kolam pembesaran.
4. Proses pembesaran
Lewat usia 15 hari, anakan cupang harus dipindahkan ke kolam pembesaran agar pertumbuhan serta perkembangan lebih maksimal. Media atau kolam beton yang digunakan sebagai media pembesaran baiknya berukuran 100 x 40 x 60 cm. Sangat berbeda jauh bukan dari ukuran kolam budidaya ikan nila merah di kolam tembok
Sama seperti proses persiapan kolam pemijahan yang kami tuturkan di awal, maka air kolam sebaiknya diendapkan terlebih dahulu selama semalaman menggunakan garam ikan, daun ketapang, juga enceng gondok. Untuk pakannya, anakan cupang ini sudah boleh diberikan cacing sutra atau jentik nyamuk yang halus.
5. Masa Soliter
Tentu cara panen ini berbeda dengan cara budidaya ikan betok.
Sebagian orang akan membeli cupang brusia 1, 5 bulan ini untuk diikutkan dalam kontes yang disebut dengan kelas baby. Sedangkan para peternak akan menyimpan ikan cupang hingga berusia 2 – 2,5 bulan baru dijual ke pasaran.
Konsumennya tidak hanya berasal dari kaum hobbies, tapi juga dari anak-anak kecil yang senang dengan warna serta keindahan ekornya. Namun jangan sampai membiarkan ikan ini bertarung, ya. Lebih baik memeliharanya di kolam atau aquarium terpisah.
Demikianlah cara budidaya ikan cupang di kolam beton, semoga dapat menambah pengetahuan Anda seputar dunia budidaya ikan hias. Ikan cupang selain dibudidayakan di kolam beton juga dikembangbiakkan di aquarium, Simak cara budidaya ikan cupang di aquarium untuk informasi lebih lanjut.
Selain air dan sinar matahari, pupuk merupakan salah satu hal yang tidak boleh ketinggalan untuk…
Seperti gulma yang dapat menganggu pertumbuhan tanaman, kutu putih juga merupakan salah satu hama yang…
Euphorbia merupakan salah satu tanaman hias yang banyak digemari oleh masyarakat Indonesia. Padahal, tanaman ini…
Sekam padi adalah salah satu sisa pertanian yang sering diabaikan, tetapi memiliki potensi besar untuk…
Sekam padi adalah sisa kulit luar butir padi setelah proses penggilingan beras. Sekam ini berwarna…
Cabe merupakan salah satu komoditas yang paling banyak digunakan untuk memberikan cita rasa lezat dalam…