Home » Tanaman » Umbi » 10 Cara Menanam Kacang Merah dan Perawatannya

10 Cara Menanam Kacang Merah dan Perawatannya

by rennataheri9

Kacang merah yang memiliki nama latin Phaseolus Vulharis L adalah salah satu kacang-kacangan yang banyak dicari. Bukan karena warnanya yang unik, namun karena kacang merah memiliki segudang manfaat bagi tubuh. Selain itu, cara budidaya kacang merah yang termasuk mudah menjadikan kacang merah termasuk komoditas pertanian yang banyak dibudidaya oleh petani.

Kacang merah biasa digunakan untuk bahan banyak olahan makanan. Salah satunya adalah menjadikan kacang merah sebagai bahan utama Es Kacang Merah dan juga salah satu bahan dasar salad. Salah satu alasan banyaknya olahan makanan yang berbahan dasar kacang merah adalah karena kacang merah memiliki nilai gizi yang tinggi. Selain itu, kacang merah juga diyakini memiliki kandungan bermanfaat lainnya seperti:

  • Potasium,
  • Serat,
  • Antioksidan Folat,
  • Zat Besi, dan
  • Mineral

Dengan banyaknya kandungan positif yang dimiliki kacang merah, berikut manfaat yang bisa anda dapatkan jika mengkonsumsi kacang merah:

  1. Menjadi sumber energi untuk aktifitas anda,
  2. Mampu mengontrol berat badan,
  3. Sebagai sumber antioksidan,
  4. Mampu mengontrol kadar gula dalam darah,
  5. Mampu menjaga kesehatan otak karena memiliki kandungan vitamin K,
  6. Sumber protein bagi tubuh,
  7. Mampu menurunkan kolesterol didalam tubuh, dan banyak lagi yang lainnya.

Banyaknya manfaat yang dimiliki kacang merah menjadikan kacang merah sebagai salah satu kacang yang semakin banyak dicari. Untuk itulah, pasar kacang merah tidak akan pernah sepi dan justeru akan semakin meningkat terlebih gaya hidup sehat sudah menjadi salah satu pilihan gaya hidup saat ini. Dan jika anda tertarik untuk membudidaya kacang merah, berikut cara menanam kacang merah yang bisa anda jadikan panduan:

Baca juga:

  1. Benih

Cara menanam kacang merah yang pertama adalah anda harus menyiapkan benih. Untuk mendapatkan benih kacang merah, ada dua cara yang bisa anda lakukan. Yang pertama, membelinya di toko pertanian. Dan yang kedua, anda bisa menggunakan biji kacang merah yang sudah tua di pohon. Namun hal penting lain yang harus anda persiapkan adalah menentukan jenis kacang merah yang ingin di budidaya.

Secara umum, ada tiga jenis kacang merah. Yaitu kacang merah kecil, kacang merah sedang dan kacang merah besar. Walaupun memiliki kandungan yang sama, jika tujuan anda membudidaya kacang merah adalah untuk menjualnya kembali, besarnya ukuran kacang akan sangat menentukan harga jual.

  1. Lahan Tanam

Kacang merah termasuk jenis kacang-kacangan yang membutuhkan tempat yang beriklim sejuk. Untuk itulah kenapa kacang merah hanya dibudidaya di dataran tinggi. Selain alasan iklim, curah hujan yang tinggi juga akan sangat mempengaruhi pertumbuhan kacang merah.

Kacang merah termasuk jenis kacang yang membutuhkan curah hujan yang tinggi untuk dapat tumbuh. Menurut penelitian, kacang merah hanya bisa tumbuh pada kisaran suhu 20-25 derajat celcius. JIka kacang merah ditanam diluar suhu tersebut, sudah pasti pertumbuhan kacang merah akan ternganggu.

Baca juga:

Seperti misalnya jika kacang merah ditanam dibawah suhu 20 derajat celcius. Jika kacang merah ditanam pada suhu tersebut, pertumbuhan akan terganggu akibat proses fotosintesis pohon kacang merah ini terganggu karena di tempat yang suhunya dibawah 20 derajat celcius biasanya merupakan tempat yang jarang terkena sinar matahari.

Sedangkan jika kacang merah ditanam diatas suhu 25 derajat celcius, pertumbuhan kacang merah juga akan mengalami gangguan karena sinar matahari yang menyinari pohon ini melebihi jumlah yang dibutuhkan pohon kacang merah. Jika dipaksakan, pohon kacang merah justeru akan lebih terfokus untuk ‘bernafas’ sehingga akan menghasilkan buah yang kosong.

Masalah suhu inilah yang membedakan kualitas kacang merah dibeberapa tempat. Walaupun kacang merah bisa ditanam didataran rendah, namun karena permasalahan suhu diatas, kualitas yang dihasilkan sudah pasti berbeda dengan kacang merah yang ditanam di dataran tinggi.

Selain membutuhkan curah hujan yang tinggi, kacang merah juga biasa ditanam di tanah gembur yang memiliki kandungan organik yang tinggi. Itulah kenapa jika anda ingin menanam kacang merah, pupuk dasar adalah salah satu hal yang harus benar-benar dipersiapkan.

Baca juga:

  1. Penanaman

Ada dua jenis lahan dimana kacang merah biasa ditanam. Pertama di area persawahan, dan yang kedua di lahan pertanian biasa. Kacang merah yang ditanam di area persawahan biasanya ditanam setelah panen padi dilakukan. Untuk area persawahan ini, kacang merah biasanya ditanam pada saat musim kemarau.

Karena lahan persawahan termasuk lahan yang memiliki kandungan air yang cukup, pananamn kacang merah di musim panas tidak akan menjadi permasalahan. Hal ini berbeda ketika menanam kacang merah di lahan pertanian biasa.

Untuk menanam kacang merah di area pertanian biasa, tanah biasanya digemburkan terlebih dahulu agar nanti akar dari benih kacang merah dapat dengan leluasa bergerak dan air mudah menyerap kedalam tanah. Namun tentu saja tidak hanya sebatas tanah yang gembur, penanaman benih kacang merah di lahan pertanian biasanya dibuatkan bedeng sehingga meskipun tanah disiram dengan air, tanah tidak akan menjadi terlalu basah karena air segera turun dari bedeng.

Menanam kacang merah di lahan pertanian biasanya dilakukan dengan cara menugal atau membuat lubang-lubang sedalam 4 cm dengan bantuan kayu di atas bedeng. Satu lubang tugal bisa diisikan 2 benih kacang merah. Namun agar benih dapat tumbuh dengan maksimal, ada baiknya lubang tugal dimasukkan pupuk kandang sebelum dimasukkan benih dan dibiarkan selama 2 hari agar tanah kaya akan unsur hara.

Catatan jika anda menanam di lahan pertanian biasa, ada baiknya anda menanam pada awal-awal musim kemarau. Karena seperti dijelaskan diawal, kacang merah termasuk jenis kacang-kacangan yang membutuhkan banyak air dan udara yang sejuk agar dapat tumbuh.

Baca juga:

  1. Perawatan

Untuk perawatan pohon kacang merah, ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Yaitu pemupukan, penyiraman, peyulaman serta penyiangan. Dan agar mudah dimengerti, berikut penjelasan masing-masing jenis perawatan dalam cara menanam kacang merah.

5. Pemupukan

Pemupukan adalah satu hal penting yang harus dilakukan jika anda sedang membudidaya tanaman. Pemupukan biasanya dilakukan berkali-kali sampai akhirnya masa produktif tanaman habis. Begitu juga dengan kacang merah ini. Setelah dilakukan pemupukan dasar pada awal penanaman, setelah 21 hari pemupukan lanjutan bisa dilakukan untuk merangsang pertumbuhan kacang merah.

Ada dua jenis pupuk yang bisa anda gunakan untuk pemupukan lanjutan ini. Dengan pupuk organik atau dengan menggunakan pupuk kimiawi. Jika anda ingin mendapatkan kualitas yang sempurna dari kacang merah ini, walaupun sedikit merepotkan, pupuk organik merupakan jenis pupuk yang cocok untuk dijadikan pupuk lanjutan.

Walaupun terbilang simple, pemupukan dengan bahan kimiawi sebaiknya tidak dilakukan secara berlebihan. Karena akan memiliki dampak negatif baik bagi tanaman yang ditanam ataupun bagi tanah tempat tanaman anda ditanam.

6. Penyiraman

Seperti dijelaskan diawal untuk cara menanam kacang merah, kacang merah termasuk tanaman yang membutuhkan cukup banyak air. Jadi, anda harus sering menyiramnya. Biasanya, pohon kacang merah disiram sebanyak dua kali dalam satu hari agar kelembapan tanahnya terjaga. Namun jika masuk musim penghujan, anda tidak perlu menyiramnya sering-sering karena penyiraman sudah dibantu oleh air hujan. Yang anda perlu perhatikan adalah jangan sampai terjadi penggenangan air di lubang tugal yang sudah anda masukkan benih. Inilah fungsi dari bedengan dimana air tidak akan menggenang karena akan segera turun dan mengalir lewar saluran irigasi yang ada diantara bedengan.

Baca juga:

7. Penyulaman

Penyulaman perlu dilakukan untuk mendapatkan hasil panen yang maksimal. Kegiatan penyulaman biasanya dilakukan setelah tunas baru dari benih yang anda tanam bermunculan sekitar 14 hari setelah tanggal tanam. Yang perlu anda lakukan hanya mengganti atau memasukkan benih baru kedalam lubang tugalan yang benihnya tidak tumbuh atau mati. Dengan penyulaman ini, tanaman kacang merah anda akan menghasilkan panen sesuai yang anda targetkan karena semua tanaman berhasil berbuah.

8. Penyiangan

Sama seperti tanaman lainnya, penyiangan adalah hal yang sangat penting dilakukan. Penyiangan disini maksudnya adalah mencabut atau membersihkan gulma yang ada disekitar tanaman yang anda tanam. Untuk kacang merah ini, penyiangan harus sering-sering dilakukan untuk menekan pertumbuhan gulma yang merupakan sarang dari berbagai penyakit dan inang hama.

Penyiangan pada kacang merah biasanya lebih difokuskan pada saat tanaman mulai mengeluarkan kuncup bunga. Karena jika asupan nutrisi pohon kacang merah terganggu sedangkan pohon sudah memasuki fase berbunga, kemungkinan pertumbuhan buah terganggu akan terjadi.

9. Hama

Kacang merah ternyata juga tidak lepas dari serangan hama. Hama yang biasanya mengganggu pertumbuhan pohon kacang merah biasanya adalah kumbang daun atau Henosa Pilachna Signatipennis dan ulat pengerek daun atau Etiella Zinckenella. Untuk dapat mencegah ataupun mengatasi tanaman yang sudah terserang hama-hama ini bisa menggunakan insektisida organik atau kimiawi. Insektisida adalah cara ampuh untuk mengatasi permasalahan tanaman karena hama serangga karena memiliki bau dan rasa yang tidak disenangi oleh serangga. Penggunaan insektisida bisa dilakukan 4 hari sekali.

Baca juga:

10. Panen

Ada beberapa ciri tanaman kacang merah yang sudah memasuki masa panen. Beberapa ciri tersebut adalah:

  1. Kulit polong terlihat atau terasa kasar,
  2. Polong belum terlalu menonjol, dan
  3. Polong berwarna kusam.

Saat memasuki musim panen, kacang merah biasanya berusia 2 bulan setelah tanggal tanam. Dan walaupun sudah panen, anda tetap tidak bisa memanen atau memetik polong kacang merah dengan sembarangan. Pemetikan polong kacang panjang biasanya dilakukan dengan tangan kosong. Pohon kacang merah termasuk pohon yang sangat sensitif, jadi ketika anda memanen dengan menggunakan alat yang tidak steril, kemungkinan pohon akan sakit sangat besar karena bakteri dari alat potong anda bisa dengan mudah masuk.

Berikut ini adalah panduan lengkap cara menanam kacang tanah yang benar:

Namun walaupun seperti itu, sekali memasuki musim panen, anda bisa memanen kacang merah setiap 3 hari sekali sampai dengan usia tanaman 3 bulan. Itulah beberapa cara budidaya kacang merah yang bisa anda jadikan acuan jika anda ingin membudidaya kacang merah. Semoga artikel ini membantu. Selamat Bercocok Tanam!

Baca juga:

You may also like