13 Cara Menanam Kol dan Perawatannya (Mudah)

Kol atau biasa disebut kembang kol di pasar merupakan spesies dari Brassica oleracea L yang merupakan suku dari kubis- kubisan yaitu Brassicaceae. Kembang kol sendiri merupakan sayuran yang dimanfaatkan bunganya. Kembang kol sendiri memiliki beberapa kandungan gizi yang sangat bermanfaat bagi tubuh yaitu :

  • Vitamin A dan B kompleks
  • Zat Besi
  • Kalium
  • Ripoflavin
  • Asam folat

Baca juga :

Selain digunakan sebagai bahan pelengkap masakan, dengan banyaknya kandungan gizi yang terdapat pada kol maka kol memiliki banyak sekali khasiat bagi kesehatan tubuh. Banyak sekali orang yang mengkonsumsi kol bukan hanya karena rasanya yang enak jika dimasak. Dengan mengkonsumsi buah kol secara rutin maka kandungan gizi yang ada pada kol dapat membantu untuk pembentukan sel darah merah, mencegah kanker, mengontrol tekanan darah tinggi dan masih banyak lagi. Dengan segudang manfaat serta kelebihannya, maka banyak sekali orang yang menanam serta membudidayakan kol dan berikut adalah cara menanam kol yang baik dan benar. Berbeda dengan tanaman lain, untuk menanam kol anda harus mengetahui terlebih dahulu syarat menanam tumbuh kol dengan baik.

Baca juga :

Setelah anda paham betul dengan persyaratan di atas, maka berikutnya adalah menanam sayur kol dan berikut adalah cara yang baik untuk menanam kol yaitu :

  1. Persiapan Lahan Tanam Kol

Untuk mempersiapkan lahan tanam kol, anda harus membersihkan lahan yang akan ditanami dari gulma terlebih dahulu. Langkah berikutnya :

  • Gemburkan tanah dengan alat bajak ataupun cangkul dengan kedalaman 20 hingga 40m.
  • Buatlah bedengan dengan lebar sekitar 1m, tinggi sekitar 20 hingga 30cm.
  • Untuk panjangnya, anda dapat menyesuaikan dengan lahan serta berilah jarak pada bedengan dengan ukuran sekitar 30cm.
  • Ukurlah Ph tanah, jika pH tanah kurang dari 5,5 maka lakukan pengapuran tanah menggunakan dolmit.

Baca juga :

  1. Pemupukan Lahan Tanam Kol

Setelah pH lahan tanam kol sesuai dengan syarat tanam kol maka langkah berikutnya yaitu pemupukan :

  • Jenis pupuk dapat berupa pupuk organik seperti pupuk kandang atau pupuk kompos dan pupuk kimia seperti TSP, KCL, dan ZA.
  • Taburkan pupuk tersebut secara merata di atas bedengan yang telah dibuat.
  • Untuk perbandingan pencampuran pupuk kimia dan organik yaitu sebanyak 2:2:1.
  • Biarkan lahan tanam yang telah dipupuki selama 2 hingga 3 minggu.
  1. Pemasangan Mulsa Plastik

Sebelum dilakukan pemasangan mulsa, siramilah terlebih dahulu tanah lahan agar kondisinya lembab. Setelah itu :

  • Sesuaikan lebar mulsa plastik yang akan depasang dengan lebar setiap bedengan.
  • Pemasangan mulsa plastik ini sebenarnya tidak wajib, namun akan mempermudah pemeliharaan serta meminimalkan pertumbuhan gulma jika dipasang.
  • Pemasangan harus dilakukan cepat sebelum tanah benar- benar mengering.
  1. Jarak Tanam Kol

Setelah mulsa selesai dipasang, selanjutnya buatlah lubang tanam. Cara yang benar yaitu

  • Lubangi mulsa menggunakan gunting atau lebih mudah dan cepat menggunakan besi yang dipanasi terlebih dahulu.
  • Diameter lubang pada mulsa yaitu berukuran sekitas 8 hingga 10 cm.
  • Jarak tanam pada kol dapat disesuaikan dengan keinginan anda, namun sebaiknya anda memperhatikan musim saat menanam kol.
  • Jika musim hujan, maka buatlah jarak yang lebih jarang agar lahan tanam tidak terlalu lembab.
  • Jika musim kemarau, sebaliknya anda bisa membuat jarak tanam lebih rapat.
  1. Pembenihan kol

Pembenihan kol berbeda dengan pembenihan tanaman pada umumnya ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan agar benih dapat bertunas dengan baik yaitu :

  • Belilah benih di toko- toko pertanian dengan kualitas yang baik dan kemasan yang utuh.
  • Buka kemasasan benih dan sterilkan benih terlebih dahulu.
  • Cara mensterilkan benih kol yaitu dengan merendamnya dalam larutan fungisida, atau jika tidak ada fungisida anda bisa merendamnya dalam air hangat selama 15 hingga 30 menit.
  • Setelah proses sterilisasi selesai, rendamlah benih menggunakan air biasa selama kurang lebih 10hingga 12 jam.
  • Selama proses perendaman, pilihlah benih yang baik yaitu benih yang tidak mengapung di permukaan air.
  • Buang benih yang mengapung dan biarkan benih yang baik, rendam hingga berakar.

Baca juga :

  1. Penyemaian Benih Kol

Cara untuk menyemai benih kol :

  • Sebelum menyemai, siapkanlah media tanam terlebih dahulu seminggu sebelumnya. Media tanamnya yaitu berupa campuran tanah dan pupuk kompos atau kandang dengan perbandingan 2:1.
  • Siapkan polybag berukuran 6x8cm atau 8x10cm, dan masukkan tanah campuran tersebut ke dalamnya.
  • Taburkan benih ke dalam polybag dan di tiap polybagnya hanya diperbolehkan sejumlai 1 hingga 2 biji benih saja.
  • Tutup kembali dengan tanah tipis saja pada permukaan benih.
  • Siram dengan cara spray pada benih hingga basah kemudian tutuplah dengan plastik mulsa atau taruhlah pada ruang dengan kapasitas cahaya matahari rendah.
  • Benih akan berkecambah setelah 3 hingga 4 hari kemudian.
  • Tunggu hingga bibit berusia 25 hingga 30 hari untuk dipindahkan ke lahan tanam.
  1. Penanaman Bibit Kol

Cara menanam kol terbilang cukup mudah. Caranya yaitu :

  • Buatlah lubang tanam pada bedengan dengan menyesuaikan ukuran media semai.
  • Lepaskan polybag semai secara perlahan jangan sampai akarnya rusak.
  • Masukkan bibit dalam lubang tanam dan kemudian siram secukupnya.
  • Waktu yang baik untuk penanaman kol yaitu pada sore hari.
  1. Penyiraman Kol

Untuk merawat tanaman sayur kol yang perlu diperhatikan yaitu proses penyiraman :

  • Saat masih awal masa tanam, penyiraman tanamaan kol dilakukan secara rutin pada pagi dan sore sehari 2 kali apalagi jika musim kemarau sudah tiba.
  • Namun bila musim penghujan tiba, anda tidak perlu melakukan proses penyiraman.
  • Setelah tanaman kol berusia kurang lebih sekitar 30 hari, penyiraman dilakukan dengan setiap 2 hingga 3 hari sekali dan disesuaikan dengan kondisi lahan.
  1. Penyulaman Kol

Seperti halnya jika anda menanam tanaman jenis sayuran lain seperti terong, selada dan kubis, ketika menanam kol anda juga harus melakukan penyulaman. Berikut langkahnya :

  • Sebelum tanaman berumur 2 minggu, perhatikan semua kondisi tanaman.
  • Jika ada tanaman yang mati atau tumbuh tidak normal maka lakukanlah penyulaman.
  • Ambil dan gantilah tanaman tersebut dengan tanaman kol yang baru.

Baca juga :

  1. Pemupukan Lanjutan Tanaman Kol

Untuk pemupukan tanaman kol yang benar yaitu :

  • Pemupukan lanjutan sebaiknya menggunakan pupuk urea, kl dan za agar tanaman kol lebih subur.
  • Perbandingan pupuk urea yang dicampur kl dan za yaitu sebanyak 1:2.
  • Pemupukan lanjutan pertama dilakukan saat tanaman kol berusia 25 hari setelah tanam dan berikutnya dilakukan setiap 10 hingga 15 hari sekali.
  1. Penyiangan

Penyiangan tanaman kol dilakukan sebanyak 2 hingga 3 kali saja setiap 1 musim tanaman kol. Lakukan penyiangan diantara mulsa plastik. Serta bersihkanlah lahan sekitar yang ditumbuhi gulma.

Baca juga :

  1. Hama Tanaman Kol

Hama dan penyakit yang menyerang tanaman kol diantaranya :

  • Ulat plutella (Plutella Xylostella L), Ulat Croci (Crocidolomia binotalis Zeller), Ulat tanah (Agrotis ypsilon Hufn), ulat jengkal (Trichoplusiana sp), dan Ulat grayak (Spodoptera sp).
  • Kutu daun (Aphis brassicae).
  • Penyakit busuk hitam, busuk lunak, dan akar bengkak.

Untuk mengatasi semua hama tersebut, anda bisa melakukan cara manual yaitu membuang bagian tanaman yang terinfeksi ataupun dengan penyulaman. Namun jika serasa tidak bisa diatasi, maka anda dapat menggunakan pestisida sebagai solusinya.

  1. Panen Kol

Untuk memanen koll caranya mudah sekali. Kol sudah siap panen setelah berumur sekitar 60 hingga 90 hari setelah masa tanam. Cara memanennya yaitu :

  • Anda bisa mencabutnya hingga akar atau memotong bagian akarnya menggunakan pisau atau gunting tanam.
  • Panenlah secara hati- hati jangan sampai bunganya rusak.
  • Setelah itu masukkan dalam keranjang dan jika ingin tetap segar anda dapat memercikkan sedikit saja air.

Baca Juga:

Tips Budidaya Kol dalam Pot

Selain menanam di ladang seperti cara di atas, anda juga dapat menanam tanaman kol di pot. Dan berikut adalah tips- tips mudah menanam kol dalam pot :

Bahan dan alat :

  • Tanaman bibit kol siap tanam
  • Media tanam berupa tanah campuran pupuk berbanding 1:1
  • Spayer sebagai alat siram
  • Pupuk organik seperti pupuk kandang atau kompos
  • Pot, semakin besar pot semakin baik

Cara menanam Kol di Pot :

  1. Langkah pertama, isi pot menggunakan tanah campuran pupuk setengah bagian saja.
  2. Masukkan tanaman bibit kol yang sudah siap tanam. Untuk tanaman bibit kol siap tanam, anda bisa mendapatkannya di toko bunga atau pasar bibit.
  3. Isi kembali pot dengan tanah campuran tanah hingga menutupi setengah bagian batang tanaman kol.
  4. Sedikit padatkan tanah agar tanaman kol dapat bersiri kokoh.
  5. Siramlah menggunakan spray penyiram hingga kondisi tanah sedikit lembab. Taruhlah tanaman kol pada tempat yang tidak terkena cahaya matahari langsung.

Baca juga :

Tips Merawat Tanaman Kol dalam Pot

  1. Semakin besar tanaman kol maka harus sering disiram, namun jika tanaman baru saja ditanam maka siramlah 1 hingga 2 kali sehari jika saat itu bukanlah musim hujan. Apabila musim hujan anda hanya perlu menyiramnya 1 kali saja dalam sehari atau tidak perlu disiram. Cukup perhatikan saja kondisi tanahnya.
  2. Untuk pemupukannya, anda dapat memupuk tanaman kol dengan pupuk kompos ataupun pupuk kandang. Pupuklah tanaman kol seminggu sekali.
  3. Untuk mencegah hama yang ada, anda dapat meyiram tanaman kol dengan air campuran kunyit. Serangga seperti ulat, kutu dan belalang tidak akan suka dengan aromanya.
  4. Cara memanen kol dalam pot sangatlah berbeda dengan cara memanen kol di ladang. Caranya lebih sederhana dan mudah, anda hanya perlu memotong bagian kembang kolnya saja. Setelah dipanen, biarkan saja tanaman dan lakukan perawatan kembali.
  5. Setelah masa panen, biasanya akan muncul tunas baru pada tempat anda memotong kol, dan tunggulah hingga siap dipanen kembali.

Syarat tumbuh kol

Sebelum melakukan cara menanam kol, ada baiknya anda cek syarat tumbuh kol berikut ini:

  • Tanah tidak becek dan agak keringnamun gembur dan subur.
  • Tanah harus banyak mengandung bahan organic dengan pH kurang lebih sekitar 5,5 hingga 6,5.
  • Usahakan kol ditanam di tempat yang sejuk, dan akan lebih baik jika ditanam di daerah dataran tinggi dengan ketinggian sekitar 400m dpl ke atas di daerah tropik.
  • Ditanam di dataran rendah juga bisa, namun harus dengan perawatan yang ekstra karena rentan terhadap ulat pemakan daun.

Baca juga :

Berikut ini adalah panduan lengkap cara menanam kol di perkarangan rumah:


Itulah cara- cara menanam kol serta tips yang dapat anda aplikasikan ketika menanam tanaman kol. pastikan anda melakukannya dengan baik dan benar untuk mendapatkan hasil yang berkualitas. selamat mencoba.